Pertanyaan Sunyi [Puisi]

karya-kolaborasi-sciascia-dan-untoro

Apa ada kata yang pantas untuk yakinkan bahwa aku mencintaimu, sayang
Karena bahkan kata-kataku jadi beku di hadapanmu

Apa ada kata yang bisa meluluhkan hatimu di sana
Agar aku bisa tunjukkan indahnya pelangi padamu

Alunan gitar mengalir seperti air di kamar ini
Satu-dua bait tercipta tapi tak ada awalnya
Pikiranku penuh
Tubuhku letih seharian diterjang matahari
Sedang udara berkumuh-ria bersama batang-batang jendela

Aku masih ingat ketika kau bertanya
Mengapa harus aku?
Dan aku tak punya jawaban

Terkadang dalam sunyi akupun juga bertanya-tanya
Mengapa musti engkau?
Mengapa ketika aku terbangun dari tidur,
dan berjalan menuju mushala, di pikiranku hanya ada engkau?

Mungkin ini yang terjadi
Cinta datang bukan dalam bentuk yang kita inginkan
Layaknya sang awan yang tergerak oleh kakek angin di pesisir

Meskipun begitu kakek angin tak lelah menyentuh sang awan
Dengan terbiasa menuntun awan mengitari dunia

dan,
Aku jatuh pada cinta yang enggan menyerah meskipun tahu ia sudah kalah

**

window-at-night3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s