Sel Surya, Alternatif Energi Matahari

Energi adalah salahsatu tantangan yang akan kita hadapi pada anad 21 ini. Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Prof. Ricards Smalley dari Rice University mengenai masalah terbesar yang akan dihadapi oleh umat manusia untuk 50 tahun mendatang. Energi ternyata menempati urutan teratas. Jadi memang energi memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia.

Hal ini dibuktikan dengan adanya data yang menunjukkan bahwa sejak tahun 2002, energi fosil seperti minyak bumi akan habis dalam 40 tahun mendatang. Gas alam akan habis dalam waktu kurang dari 60 tahun. Dan 200 tahun untuk batubara. Adalah suatu kelemahan masa lalu dan masa yang akan datang kita tidak bisa mengatur secara baik sumber daya alam yang kita punyai dan menjadi bangsa yang merdeka secara utuh. Namun dengan adanya keadaan semakin menipisnya sumber energi fosil tersebut, di dunia sekarang telah terjadi pergeseran dari penggunaan sumber energi tak terbaharui menuju sumber energi terbaharui.

Terdapat sedikitnya empat energi yang tidak akan habis, yakni :

  1. angin
  2. bio-mass
  3. hydro-power
  4. matahari

 

Dari sekian banyak sumber energi terbaharui penggunaan energi melalui solar cell / sel surya merupakan alternatif paling potensial. Pertanyaan yang muncul adalah Apa itu sel surya ?. Mengapa penggunaan energi melalui sel surya merupakan altenatif yang paling potensial ?

Alasannya adalah sumber energi alami jangka panjang adalah matahari. Sel surya merupakan yang paling berpotensi untuk memperoleh energi dari matahari dan mengubah energi ke energi listrik dengan efisiensi konversi tertinggi. Sehingga dapat menghasilkan daya permanen tinggi dengan biaya operasi yang seminimal mungkin dan bebas polusi.

 

4 responses to “Sel Surya, Alternatif Energi Matahari

  1. wah, cukup menarik, tapi saya timpul satu pertanyaan mas, kalo menurut anda, energi yang mempu berkembang, dan digunakan masal beberapa tahun kemudian, energi apakah itu?
    dan dalam seminar energi itu, saya juga hadir, juga dibahas energi petir, bagaimana menurut anda energi tersebut? -trims-

    • Jika ditanyakan energi yang mampu berkembang dan digunakan massal beberapa tahun mendatang (batasannya adalah energi terbaharukan) maka akan saya jawab solar cell, walaupun saya lebih setuju pada penggunaan nuklir untuk beberapa dekade mendatang. Kendala yang dihadapi solar cell adalah biayanya yang cukup mahal (dari pembeliannya cukup mahal, sedangkan perawatan solar cell sebenarnya tidak terlalu mahal-red).

      Yang kedua, potensi untuk energi petir memang ada, namun yang perlu anda ketahui bahwa energi listrik yang dihasilkan oleh petir ternyata tidak terpengaruh oleh besarnya kilatan cahaya yang besar. Petir menghasilkan 50 watt/dtk, jadi sangat kecil. Sedangkan panas permukaannya sekita 10.000 derajat celcius.
      Saya lebih melihat bagaimana cara kita menghasilkan energi dari panas yang sangat besar tersebut.
      Terimakasih.

  2. Sy ingin bertnya sedikit tentang sel surya, banyak kalangan mengatakan bahwa umur matahari tidak akan lama lagi, sedangkan banyak juga yang menginvestasikan uang mereka dalam pokok hal ini.
    Bagaimana cara yang paling efektif menghadapi masalah seperti ini pak ?

    • Terimakasih atas pertanyaannya.
      Sedikitnya ada dua cara yang pro untuk mengatasi hal tersebut.
      Yang pertama tentu dengan kita berpikir logis, bahwa matahari mungkin mengalami beberapa tanda bahwa ia akan padam. Sebagaimana yang disebutkan di media. Namun, perlu kita telisik. Matahari mempunyai umur yang lama. Walaupun mempunyai energi yang terbatas dalam jumlah yang sangat besar sekalipun. Logikanya adalah seberapa lama lagi matahari akan mati tidak sama dengan seberapa lama lagi manusia akan mati karena terkena penyakit.
      Di tambah ada penggalangan green peace, tentu harapan menjadikan bumi sebagai tempat yang hijau lagi. Jadi perlu ditelaah benar pernyataan seperti itu.

      Yang kedua adalah dengan memaksimalisasi sel surya menjadi lebih efisien dan efektif. Baru-baru ini telah dikembangkan oleh Pusat Pengembangan Penelitian Universitas Gunadarma (saya diundang untuk melihat-lihat penelitiannya-red) bentuk dari sel surya yang selama ini datar, menjadi tetrahegral, atau dibuat agak menyudut dan tajam agar penyerapan sinar matahari lebih banyak. Saya mempunyai salinan informasi seputar sel surya tersebut. Nanti saya akan coba buatkan artikel itu untuk anda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s