Ujung Bukit

Aku melihat bentang hijau itu, kasih

Saat kau telah pergi dan menjadi milik orang lain

Ketika semua sunyi dan jadi satu bersama rintik hujan

Burung-burung perak terbang tergesa

Sementara angin berlalu menjadi dingin

Di bawah pohon  mati ini aku menari

Takkan ada emosi mencabik cuaca dan sang awan..

Aku tak takut tersambar petir karena tempat ini begitu tinggi

Aku hanya ingin menyatu dengan sepi

Senja sunyi di bukit Telagawangi.

 

Ini ketika sebuah harapan tumbuh..

Setelah hati ini menjadi batu

 

Katakan bahwa luka ini sudah sembuh

Walaupun terkadang terbuka kembali

 

Aku sudah siap

Hanya saja..

Aku takkan siap jika..

Kau datang dan memintaku untuk kembali

 

Aku sudah muak dengan tingkah lakumu

Hilang arah dengan sikapmu

Yang kusadari..kau bukan orang yang tepat untukku.

_171210_

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s