geoteknik

Pendahuluan

Geologi adalah ilmu yang mempelajari tentang bumi, pada kenyataannya hanya pada bagian kulit bumu saja ( ± 35 Km ).
Menarik memang jika kita berbicara tentang ilmu bumi atau geologi, maupun ilmu batuan. Tentang teori pembentukan bumi. Perkembangan dari zaman ke zaman.Kita seolah-olah diajak untuk mengikuti alur “siapa diri kita sebenarnya”, walaupun tidak secara langsung. Pembentukan bumi yang ditaksir tebentuk sekitar 1,4 miliar tahun yang lalu. Terlepas dari semua itu, kesan pertama yang didapatkan adalah kata “menarik”.
Lalu selanjutnya saya akan menjelaskan beberapa sub bab tentang geologi secara umum. Dan akan mengalami pengkhususan ke sub disiplin ilmu teknik, yakni geologi teknik karena memang saya mempelajari tentang geologi teknik, bukan geologi secara khusus. Geologi teknik adalah ilmu yang mempelajari tentang tanah, perilaku dan kekuatannya untuk kepentingan teknik sipil. Tentu saja kita akan berhubungan langsung dengan bangunan.
Karena bagaimanpun, bangunan akan dibangun di atas tanah. Maka mempelajari ilmu geologi teknik menjadi suatu keharusan yang mutlak dan sangat diperlukan.
Sebagai orang awam yang masih belum terlalu mengerti tentang ilmu geologi. Kita dituntut agar dapat menyesuaikan diri dengan situasi alam Indonesia yang sebenarnya. Menurut salah seorang ahli geologi teknik, Indonesia memang diciptakan dengan bergam kekayaan. Tanah yang subur, tambang emas yang melimpah, dan lautan yang kaya akan kehidupan biota laut. Akan tetapi apakah kita sadari bahwa dari manakah penyebab kita memiliki hal-hal yang melimpah tersebut.
Semoga ulasan berikut dapat memuaskan anda.
Masa Awal Bumi
Pada masa awal, bumi terbentuk sekitar 1,4 miliar tahun yang lalu dari  batuan-batuan luar angkasa. Ada beberapa teori yang berkembang tentang pembentukan bumi di dunia. Yakni teori bintang kembar, teori kabut ( nebula ), dan teori ledakan besar atau Big Bang yang sangat kuat efeknya terhadap teori pembentukan bumi di dunia.
Terlepas dari teori-teori tentang pembentukan bumi.
Bumi terbagi menjadi beberapa lapisan, yaitu :
• Bagian terluar dari bumi terbentuk dari dua lapisan, yakni  litosfer yang terdiri atas kerak dan bagian teratas mantel bumi yang kaku dan padat.
• Di bawah lapisan litosfer terdapat astenosfer yang berbentuk padat tetapi bisa mengalir seperti cairan dengan sangat lambat dan dalam skala waktu geologis yang sangat lama karena viskositas dan kekuatan geser (shear strength) yang rendah. Mengapa saya katakan padat. Sebenarnya yang ingin saya katakan di bagian tengah bumi terdapat magma di mana magma jika didinginkan akan menjadi suatu yang padat. Tetapi karena bagian mantel bumi mempunyai suhu rata-rata mencapai 1.100 °C, magma yang padat jika pada suhu normal akhirnya meleleh dan menjadi cair.
• Lebih dalam lagi, bagian mantel di bawah astenosfer sifatnya cair. Hal ini dikarenakan selain suhu yang tinggi, juga dikarenakan tekanan yang sangat tinggi yang terdapat pada bagian inti bumi.
Susunan Kulit Bumi
Hampir seluruh kulit bumi terdiri dari 8 unsur, yakni O, Si, Al, Fe, Ca, Na, K dan Mg. Jadi 98,5% unsur permukaan kulit bumi terdiri dari 8 unsur tadi. Sedangkan unsur lain seperti C, S, P, H, Pb, Zn, Ni, Cu, Ti, Mn, dll hanya membentuk 1,5% saja. Ke-8  unsur penting tersebut dapat berinteraksi sehingga mempunyai senyawa dengan senyawa lain, dan mempunyai sifat-sifat yang berlainan pula.

Geologi adalah ilmu yang mempelajari tentang bumi, pada kenyataannya hanya pada bagian kulit bumu saja ( ± 35 Km ).Menarik memang jika kita berbicara tentang ilmu bumi atau geologi, maupun ilmu batuan. Tentang teori pembentukan bumi. Perkembangan dari zaman ke zaman.Kita seolah-olah diajak untuk mengikuti alur “siapa diri kita sebenarnya”, walaupun tidak secara langsung. Pembentukan bumi yang ditaksir tebentuk sekitar 1,4 miliar tahun yang lalu. Terlepas dari semua itu, kesan pertama yang didapatkan adalah kata “menarik”.Lalu selanjutnya saya akan menjelaskan beberapa sub bab tentang geologi secara umum. Dan akan mengalami pengkhususan ke sub disiplin ilmu teknik, yakni geologi teknik karena memang saya mempelajari tentang geologi teknik, bukan geologi secara khusus. Geologi teknik adalah ilmu yang mempelajari tentang tanah, perilaku dan kekuatannya untuk kepentingan teknik sipil. Tentu saja kita akan berhubungan langsung dengan bangunan.Karena bagaimanpun, bangunan akan dibangun di atas tanah. Maka mempelajari ilmu geologi teknik menjadi suatu keharusan yang mutlak dan sangat diperlukan.Sebagai orang awam yang masih belum terlalu mengerti tentang ilmu geologi. Kita dituntut agar dapat menyesuaikan diri dengan situasi alam Indonesia yang sebenarnya. Menurut salah seorang ahli geologi teknik, Indonesia memang diciptakan dengan bergam kekayaan. Tanah yang subur, tambang emas yang melimpah, dan lautan yang kaya akan kehidupan biota laut. Akan tetapi apakah kita sadari bahwa dari manakah penyebab kita memiliki hal-hal yang melimpah tersebut.Semoga ulasan berikut dapat memuaskan anda.Masa Awal BumiPada masa awal, bumi terbentuk sekitar 1,4 miliar tahun yang lalu dari  batuan-batuan luar angkasa. Ada beberapa teori yang berkembang tentang pembentukan bumi di dunia. Yakni teori bintang kembar, teori kabut ( nebula ), dan teori ledakan besar atau Big Bang yang sangat kuat efeknya terhadap teori pembentukan bumi di dunia.Terlepas dari teori-teori tentang pembentukan bumi.Bumi terbagi menjadi beberapa lapisan, yaitu :• Bagian terluar dari bumi terbentuk dari dua lapisan, yakni  litosfer yang terdiri atas kerak dan bagian teratas mantel bumi yang kaku dan padat.• Di bawah lapisan litosfer terdapat astenosfer yang berbentuk padat tetapi bisa mengalir seperti cairan dengan sangat lambat dan dalam skala waktu geologis yang sangat lama karena viskositas dan kekuatan geser (shear strength) yang rendah. Mengapa saya katakan padat. Sebenarnya yang ingin saya katakan di bagian tengah bumi terdapat magma di mana magma jika didinginkan akan menjadi suatu yang padat. Tetapi karena bagian mantel bumi mempunyai suhu rata-rata mencapai 1.100 °C, magma yang padat jika pada suhu normal akhirnya meleleh dan menjadi cair.• Lebih dalam lagi, bagian mantel di bawah astenosfer sifatnya cair. Hal ini dikarenakan selain suhu yang tinggi, juga dikarenakan tekanan yang sangat tinggi yang terdapat pada bagian inti bumi.Susunan Kulit BumiHampir seluruh kulit bumi terdiri dari 8 unsur, yakni O, Si, Al, Fe, Ca, Na, K dan Mg. Jadi 98,5% unsur permukaan kulit bumi terdiri dari 8 unsur tadi. Sedangkan unsur lain seperti C, S, P, H, Pb, Zn, Ni, Cu, Ti, Mn, dll hanya membentuk 1,5% saja. Ke-8  unsur penting tersebut dapat berinteraksi sehingga mempunyai senyawa dengan senyawa lain, dan mempunyai sifat-sifat yang berlainan pula.

Geologi adalah ilmu yang mempelajari tentang bumi, pada kenyataannya hanya pada bagian kulit bumu saja ( ± 35 Km ).Menarik memang jika kita berbicara tentang ilmu bumi atau geologi, maupun ilmu batuan. Tentang teori pembentukan bumi. Perkembangan dari zaman ke zaman.Kita seolah-olah diajak untuk mengikuti alur “siapa diri kita sebenarnya”, walaupun tidak secara langsung. Pembentukan bumi yang ditaksir tebentuk sekitar 1,4 miliar tahun yang lalu. Terlepas dari semua itu, kesan pertama yang didapatkan adalah kata “menarik”.Lalu selanjutnya saya akan menjelaskan beberapa sub bab tentang geologi secara umum. Dan akan mengalami pengkhususan ke sub disiplin ilmu teknik, yakni geologi teknik karena memang saya mempelajari tentang geologi teknik, bukan geologi secara khusus. Geologi teknik adalah ilmu yang mempelajari tentang tanah, perilaku dan kekuatannya untuk kepentingan teknik sipil. Tentu saja kita akan berhubungan langsung dengan bangunan.Karena bagaimanpun, bangunan akan dibangun di atas tanah. Maka mempelajari ilmu geologi teknik menjadi suatu keharusan yang mutlak dan sangat diperlukan.Sebagai orang awam yang masih belum terlalu mengerti tentang ilmu geologi. Kita dituntut agar dapat menyesuaikan diri dengan situasi alam Indonesia yang sebenarnya. Menurut salah seorang ahli geologi teknik, Indonesia memang diciptakan dengan bergam kekayaan. Tanah yang subur, tambang emas yang melimpah, dan lautan yang kaya akan kehidupan biota laut. Akan tetapi apakah kita sadari bahwa dari manakah penyebab kita memiliki hal-hal yang melimpah tersebut.Semoga ulasan berikut dapat memuaskan anda.Masa Awal BumiPada masa awal, bumi terbentuk sekitar 1,4 miliar tahun yang lalu dari  batuan-batuan luar angkasa. Ada beberapa teori yang berkembang tentang pembentukan bumi di dunia. Yakni teori bintang kembar, teori kabut ( nebula ), dan teori ledakan besar atau Big Bang yang sangat kuat efeknya terhadap teori pembentukan bumi di dunia.Terlepas dari teori-teori tentang pembentukan bumi.Bumi terbagi menjadi beberapa lapisan, yaitu :• Bagian terluar dari bumi terbentuk dari dua lapisan, yakni  litosfer yang terdiri atas kerak dan bagian teratas mantel bumi yang kaku dan padat.• Di bawah lapisan litosfer terdapat astenosfer yang berbentuk padat tetapi bisa mengalir seperti cairan dengan sangat lambat dan dalam skala waktu geologis yang sangat lama karena viskositas dan kekuatan geser (shear strength) yang rendah. Mengapa saya katakan padat. Sebenarnya yang ingin saya katakan di bagian tengah bumi terdapat magma di mana magma jika didinginkan akan menjadi suatu yang padat. Tetapi karena bagian mantel bumi mempunyai suhu rata-rata mencapai 1.100 °C, magma yang padat jika pada suhu normal akhirnya meleleh dan menjadi cair.• Lebih dalam lagi, bagian mantel di bawah astenosfer sifatnya cair. Hal ini dikarenakan selain suhu yang tinggi, juga dikarenakan tekanan yang sangat tinggi yang terdapat pada bagian inti bumi.Susunan Kulit BumiHampir seluruh kulit bumi terdiri dari 8 unsur, yakni O, Si, Al, Fe, Ca, Na, K dan Mg. Jadi 98,5% unsur permukaan kulit bumi terdiri dari 8 unsur tadi. Sedangkan unsur lain seperti C, S, P, H, Pb, Zn, Ni, Cu, Ti, Mn, dll hanya membentuk 1,5% saja. Ke-8  unsur penting tersebut dapat berinteraksi sehingga mempunyai senyawa dengan senyawa lain, dan mempunyai sifat-sifat yang berlainan pula.

4 responses to “geoteknik

  1. tanya soal soil investigation utk civil contstruction:
    1.berapa luas cakupan/area yg diperoleh dari satu titik sondir ringan.
    2.berapa luas cakupan/area yg diperoleh dari satu titik bor inti.
    3. Adakah legal reference yg menyangkut poin 1 dan 2 diatas?
    terimakasih

    • Terimakasih atas pertanyaannya.
      Sebelum masuk ke pertanyaan. kita harus melihat jenis tanah yang akan dihadapi.
      jika tanah yang anda hadapi adalah tanah lembek, maka ada baiknya anda menggunakan sondir.
      jika tanah yang anda hadapi adalah tanah keras, maka ada baiknya anda menggunakan bor.

      Pertanyaan 1 : jika anda menginginkan planary, untuk area sondir ringan bisa 200 m. Namun jika anda menginginkan
      detail, anda bisa melakukan maksimal 25 m.

      Pertanyaan 2 : untuk bor planary bisa 200 m, untuk detail 50 m-100 m.

      Pertanyaan 3 : tidak ada legal reference untuk ketentuan di atas. Hanya merupakan pendapat dari Ikatan Ahli Geoteknik
      yang berasal dari pengalaman-pengalaman.

      Yang terakhir, jika anda menginginkan hasil yang diperoleh mendekati kenyataan maka bisa lebih kecil area yang digunakan.
      Jika ada yang masih kurang jelas bisa ditanyakan kembali. Maaf jawabannya sederhana karena keterbatasan ilmu yang saya miliki.

      • karena pertanyaan saya adalah cakupan/luas area maka utk jawaban no 1 dan 2 saya asumsikan dalam ukuran luas( meter persegi), tetapi ada yg memberikan penjelasan secara umum kepada saya, memberikan angka : +- radius 25m’ (= 490,874 m2)baik utk sondir maupun bor inti, perbedaan yang cukup mencolok, utk ketelitian, saya mengambil jawaban bapak walaupun dengan resiko biaya lebih besar, terimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s